Jumat, 11 Oktober 2013

Harry Potter and the Sex Lesson [Part 2]

 Seperti Kisah Sebelumnya,
Kisah Harry Potter ini mengambil background story dari kisah asli Harry Potter versi J.K Rowling dengan tambahan kisah sensual ciptaan saya sendiri.
kontolbengkokenak.blogspot.com ---------------------------------
Pagi harinya sarapan untuknya sudah ada didepan pintu kamarnya beserta makan malam yang belum dia makan yang hanya tersisa sedikit karena dimakan sepupunya Dudley yang tidak tahan melihat makanan menganggur diatas meja.
                Harry memakan semuanya didalam kamar dengan cepat karena kelaparan dan tidak sabar ingin bertemu Dumbledore lagi untuk melanjutkan pelajarannya kemarin. Dengan hanya berbekal album yang kemarin dan sekantong bubuk Floo, Harry berlalu saja tanpa menyapa keluarga Dursley yang belum selesai sarapan menuju perapian didekat dapur, hanya menyampaikan kalau ia akn pulang larut malam. Bubuk Floo dilempar ke perapian dan dengan jelas menyebut Leaky Caoldron, lidah api berubah hijau dan Harry menghilang. Anak bodoh bernama Dudley berteriak histeris melihat sepupunya terbakar api hijau didalam perapian.
                Sampailah Harry dikamar yg dimaksud. Dumbledore sudah menunggu didalamya dengan tumpukan album yang lebih banyak lagi, membuatnya merasa percuma membawa album yg kemarin diberikan. Mereka saling menyapa sekedar memulai pembicaraan dan menghangatkan suasana.

                “Ini album tingkat lanjut untuk pelajaran kita kali ini. Yang masih harus dilakukan bertelanjang bulat.” Kat Dumbledore mengayunkan tongkat sihirnya ke udara, menerbangkan album itu ke arah Harry yang sedang melucuti pakaiannya.
                Kontolnya sudah sedikit ngaceng membayangkan isinya, ia hany melihat kerah Dumbledore sambil tersenyum malu dengan kontolnya yg belum apa apa sudah ngaceng.
                Kini di album ini tidak hanya ada foto para penyihir wanita –witches-, tapi juga para penyihir pria –wizards- yang juga bertelanjang dengan tubuh berotot padat dan kontol yang kekar seperti milik Harry. Para wizards itu banyak yang sedang bergaya memasukkan –bagi Harry menusukkan- kontolnya kedalam vagina pasangannya. Foto penyihir bergerak seperti gambar *.GIF di dunia kita, jadi foto fotoyang dilihat Harry tidaklah diam, tetapi terjadi gerakan berulang menusuk vagina itu.
                Di halaman lainnya para penyihir bertumpukan berbalik arah, masing masing kepala berada di depan kelamin masing masing, saling menjilt dn menghisap. Terlihat menjijikkan bagi Harry, tapi membayangkan kontolnya diperlakukan seperti itu membuat kontolnya makin ngaceng. Berbagai gaya dan posisi menusuk ada di album itu, dan ada keterangan nama posisi dibawah setiap foto: 69 untuk posisi saling silang, doggy untuk posisi witch yang sedang menungging, dan sebagainya.
                Di bagian akhir album itu, para penyihir baik yang pria maupun yang wanita menggenggam kontol didepan mulut penyihir yang wanita atau didepan vaginanya, menggerakkannya maju mundur cepat hingga cairan lendir putih yang lebih kental keluar dengan menyembur kencang dari bagian ujung kepala kontol yang menurut Harry seharusnya lubang keluarnya kencing.
                “Hafalkan isinya dan kita siap mengadakan Test!” Sela Dumbledore mengejutkan lamunan Harry yg sedang di angan angan. Lima menit di bolak baliknya buku itu untuk menghafal isinya yang sebenarnya tak perlu dihafal karena Harry sangat suka dengan isinya, hanya menambah ngaceng kontolnya saja.
                Selembar  foto perempuan yg sedang telanjang diambil oleh Dumbledore dan tongkat sihirnya diketuk kefoto itu. Isi foto itu keluar bersama ayunan tongkat Dumbledore: seorang wanita bernama Atkins.
                Wajah Harry kini sangat merah, malu, sange, gugup untuk praktek.
                “Begini tugasnya:  yang baru saja kau lihat di album itu namanya NGENTOT! Kau harus ngentot dengan perempuan itu, dia akan menuruti segala keinginanmu!”
                “Yes, sir!” jawabnya singkat dan langsung menghampiri perempuan itu dengan sumringah.
                “Dan satu lagi!” Sela Dumbledore mengarah ke Harry dan untuk pertama kalinya menyentuh kontol Harry.
                “Maaf aku menyentuh kontolmu! Gerakan ini namanya NGOCOK, dan ketika  kamu sudah mulai orgasme –kenikmatan puncak- yang ditandai dengan perasaan seperti ingin kencing, keluarkan kontolmu dan kocok dimanapun kau inginkan: didepan vaginanya, atau didepan wajahnya. Kau bahkan boleh mengocoknya degan kepala kontolmu didalam mulutnya.” Kata Dumbledore sambil mengocok ngocok kepala dan batang kontol Harry yg langsung mengerang kenikmatan. Baru kali ini dia merasakannya.
                “Okay sir, akan kucoba!” Jawabnya cepat.
                “Aku akan pergi demi kenyamananmu ngentot dengnnya!” Sahut Dumbledore sambil berlalu keluar dan menyentuhkan ujung tongkatnya pada mata lukisan di dinding tanpa diketahui Harry. Kini mata lukisan itu adalah matanya juga, Dumbledore tetap melihat Harry ngentot melalui mata lukisan.
                “Terimakasih, sir!” jawab Harry yang langsung saja menciumi Atkins dengan ganas, lebih ganas dari Cho Chang.
                Harry meremas payudara Atkins, sesekali memainkan putingnya, satu tangan yang lain mengelus ngelus bagian luar vagina Atkins. Tak lama tangannya meremas kontolnya sendiri, masih sambil berciuman. Tangan Atkins meraih kontol Harry dan mengocoknya lembut sambil mengarahkan tangan Harry untuk memegang vaginanya. Lagi lagi hari tak mampu menahan kenikmatan ketika kepala kontolnya dikocok, ia mengerang dalam ciuman, pinggulnya bergerak sendiri maju mundur.
                Atkins lalu jongkok didepannya dan mulai memasukkan kontol besar Harry kedalam mulutnya. Kenikmatan yg luar biasa dirsakan Harry, ia tak mampu untuk tidak mendesah “Aaah… Aaahh….!!” Lututnya terasa lemas hingga Harry berkali kali hampir jongkok. Geli dikepala kontolnya sangat tak tertahan, dicabutnya kontol itu dari mulutnya beberapa saat kemudian dimasukkan lagi. Harry mengerang makin dasyat saat Atksin mengocoknya dengan mulutnya semakin cepat tapi menahan pantat Harry agar tidak dilepaskan lagi kontolnya.
                Ingin gaya yang lain, Harry mendudukkan Atkisn di pinggiran ranjang dan mulai membuka kakinya agar vaginanya terekspose. Melihat vagina rapat berbulu tipis didepan wajahnya Harry semakin bernafsu, diciumnya vagina itu seperti ia mencium bibir Atkins, kontolnya makin berdenyut nikmat, semakin banyk lendir2 bening mengalir keluar dan jatuh dilantai kamar.
                Atkins yg sedang kenikmatan ingin segera dientot, namun Harry masih ingin menciumi  bibir vaginanya hingga tubuh Atkins mulai menegang dan dia mundur menarik vaginanya menjauh dari mulut nakal Harry kemudian langsung menariknya untuk menciumnya sambil menindihnya. Atkins mengarahkan kontol Harry yang sangat kaku untuk menusuk vaginanya.
                “AAAAARGHHHHHH!!!” Kehangatan vagina Atkins membuat kenikmatan yg didapatkan semakin menjadi jadi, begitu juga erangan Harry makin tak ragu untuk dikeras keraskan tanpa peduli ada yang dengar.
                Berbagai gaya dilakukan dengan penuh erangan keras Harry yang semakin terlihat seksi dalam keadaan sange dan bersimbah keringat. Sesuatu yang dikatakan Dumbledore tentang kenikmatan puncak hampir terjadi, cepat cepat dicabutnya kontolnya dari vagina Atkins dan diarahkan kemulutnya sambil dikocok kocok cepat dan terjadilah tembakan Cairan putih seperti yang ia lihat di album namun dalam intensity yg jauh sangat kental dan bertekstur bagaikan bubur bayi. (kontolbengkokenak.blogspot.com) Lebih dari 10 tembakan cairan itu keluar dari ujung kontolnya bersamaan dengan rasa nikmat yang sangat keterlaluan enaknya membuat Harry mengerang hampir menangis, bahkan ketika orgasme klimaks tersebut mulai mereda, semburan spremanya masih berlanjut hingga mulut Atkins benar benar penuh dan itupun belum lagi sperma yg bertumpahan ke dada dan perutnya, juga wajah dan rambutnya. Dengan bernafsu dan penasaran Harry kemudian mencium Atikns yang  mulutnya masih penuh sperma. Mereka  berbagi sprema dalam ciuman, kekentalan sperma Harry yg sangat kental itu membuat sperma itu bahkan bisa dikunyah. Bagi Harry rasanya unik dan enak.
                Atkins masih saja ingin menghisap kontol Harry, dijilatnya ujungnya yang masih ada sperma menggantung, kemudin dimasukkannya seluruh kontol itu kemulutnya. Harry yang merasakan ngilu refleks mencabut kontolnya lagi, namun Atkins sudah antisipasi dan memegangi pantat Harry agar tidak lepas. Digulingkannya Harry agar terlentang, masih disedotnya kontol itu, bahkan kini selain memainkan pelernya, tangan nakal Atkins mulai mengarah ke lubang pantat Harry yg sudah lemas tak berdaya. Dimsukkan jarinya kedalam lubang pantat Harry, dia lakukan gerakan keluar masuk, yang makin lama makin kencang, sambil terus menyedot kontol Harry. Makin lama makin cepat, hingga tiga, kemudian empat jarinya dimasukkan. Harry merasa aneh tapi nikmat hanya mampu mendesah tak berarti. Atkins semakin gemas menusuk nusuk lbang pantat Harry, bahkan kini tidak lagi menyedot kontolnya tapi menjilati dinding luar lubang pantat Harry.
                Tak lama Harry mengerang kenikmatan dan kembali kontolnya menembakknak cairan putih kental itu ke perut, dan dadanya. Bahkan saking kuatnya tembakan itu beberap kli mengeni wajah Harry yang sanyat menikmati terkena semprotan spremanya sendiri.
                Atkins langsung meraih kontol yang sedang berguncang itu dan memasukkan kedalam mulutnya, mengambil semua sisa semburan sprema untuk dirinya sendiri, kemudian menduduki kepala Harry agar Vaginanya yang belum terpuaskan dijilati lagi oleh Harry. Atkins melakukan gerakan maju mundur dan menekan agar lebih merasakan nikmat, hingga akhirnya ia menatap keatas dan berteriak teriak dan bergerak diluar kendali seperti seseorang yang terkena kutukan Crucio, namun ini kebalikannya. Dari vaginanya keluar cairan seprti sup dengan menyemprot sangt kuat seperti shower. Harry terkejut dengan itu namun sangat menikmati seluruh wajah dan mulutnya kebanjiran cairan dari vagina Atkins.
                Kembali Harry mengocok kontolnya sambil duduk, Atkins menghampiri dan menduduki kontol itu lagi dan terjadilah Ngentot lagi. Atkins bergerak naik turun cepat sambil masih mencium Harry, semakin lama semakin cepat dan akhirnya banjir cairan dari vagina Atkins terjadi lagi, cairan hangat itu makin menambah kenikmatan kontol Harry, begitu juga jepitan Vagina Atkins yang semakin erat. Harry menggerakkan kontolny keluar masuk vagina Atkins makin cepat dan CROOOOOOOOOTTTTT!!! Keluarlah spremanya untuk ketiga kali, dan kali ini didalam vagina Atkins.
                Merasa kelelahan, Harry rebahan di kasur dengan tangan dibelakang kepalanya tertidur. Atkins menjilati ketiaknya sambil memainkan pelernya dan mengocok ngocok kontolnya dan menciumi bibir Harry tanpa dibalas. Harry sudah tertidur.
-----------------------------------------------[TO BE CONTINUED]-------------------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar